Tahukah Anda orang dewasa hanya tertawa 15 kali dalam sehari
sedangkan anak-anak bisa 300 kali dalam sehari? Melihat sesuatu yang menarik
mata saja, anak-anak bisa terkekeh-kekeh. Sementara orang dewasa kadang melihat
cerita komedi saja belum tentu bisa tertawa. Dunia menjadi sangat serius bagi
orang dewasa. Padahal peneliti sudah membuktikan bahwa tertawa bagus untuk
kesehatan. Tertawa bisa hilangkan stres yang bisa mencegah hampir 70 jenis
penyakit. Tidak pernah ada yang meragukan humor sebagai terapi. Tapi mengapa
sedikit sekali orang dewasa saat yang tertawa?
Bagi anak-anak, hidup adalah sebuah permainan. Itulah yang
membuatnya selalu tertawa. Namun seiring dengan bertambahnya usia, hidup
menjadi lebih serius, liar, penuh konflik, persaingan yang membuat otot-otot di
wajah sulit untuk menerimanya dengan tertawa. Menurut para ahli, tertawa sangat
berkaitan dengan kesehatan dari sisi medis. Di Amerika, Inggris dan
negera-negara barat lainnya, sudah banyak terdapat klinik-klinik yang
menawarkan terapi tertawa. Tidak masalah jika Anda tertawa tanpa sebab. Seorang
psikiater asal Mumbai, Dr Madan Kataria telah melakukan survei tentang tertawa,
hampir di seluruh dunia. Pria yang dikenal sebagai pembawa gembira itu juga merupakan
pendiri Laughter Club International yang sudah memiliki cabang di 70 negara
bagian.
Ia menekankan, pentingnya tertawa bagi orang dewasa. “Dunia
menjadi sangat serius bagi orang dewasa. Tidak ada humor di tempat kerja,
bahkan anak-anak pun mulai mencontoh perilaku dewasa. Melalui klub ketawa ini,
saya mencoba mematahkan keseriusan dalam hidup yang bisa memicu stres dan
penyakit lainnya,” ujar Kataria seperti dilansir dari Hinduonnet, Selasa
(27/10/2009). Menurutnya, yang membedakan frekuensi tertawa antara anak-anak
dan orang dewasa adalah karena faktor logika. “Anak-anak bisa tertawa tanpa
sebab karena otaknya belum mengerti tentang logika, tapi orang dewasa tertawa
jika menurut logikanya ada yang lucu. Jadi jika tidak ada logikanya, ia tidak
tertawa,” jelas dokter yang juga penulis buku Laugh For No Reason tersebut.
Kunci dari manfaat tertawa menurutnya adalah satu, yaitu
menghilangkan stres. Stres itulah yang menjadi penyebab dari hampir 70 persen
penyakit. “Lebih dari 70 persen penyakit ada hubungannya dengan stres, mulai
dai hipertensi, jantung, depresi, insomnia, migrain, pikun, alergi, dan
lainnya,” papar Kataria. Terapi dan meditasi tertawa dikombinasikan dengan
Hasya Yoga yang dipandu oleh seorang Yogic Laughter. Langkah awalnya yaitu
dengan menarik nafas dalam-dalam, lalu pemanasan yang disebut dengan Ho, Ho, Ha
yang dilanjutkan dengan melakukan tertawa dalam hati, tertawa pelan, cekikikan,
sedang hingga terbahak-bahak. Orang yang malu atau takut tertawa pun bisa
dilatih untuk bisa tertawa. “Terapi ini adalah bentuk terapi anti stres yang
lebih bersifat pencegahan penyakit. Namun mereka dengan penyakit yang sudah
parah pun bisa mengikutinya. Setidaknya itu akan membuat penyakitnya tidak
bertambah parah. Memulai hari dengan tertawa selama 15 menit bisa menyegarkan
pikiran sepanjang hari,” ujar Kataria.” ujar Kataria.
Dengan tertawa, hormon anti stres (endorfin) pun akan
dilepaskan yang akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin,
epinephrine) yang keluar ketika stres. Hal itu bisa mengurangi tekanan darah
yang merupakan penyebab berbagai penyakit. Studi sudah membuktikan bahwa terjadi
penurunan 10-20 mm tekanan darah ketika seseorang tertawa selama 10 menit.
Tertawa terbahak-bahak juga diketahui bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh
dengan cara memicu produksi sel-sel limfosit yang bertindak sebagai pembunuh
stres alami. Tertawa bisa muncul saat menonton film lucu, berkumpul bersama
teman, melakukan hobi yang disukai, membaca buku humor, atau bahkan pura-pura
tertawa tanpa sebab sama sekali. “Tidak masalah jika harus tertawa tanpa sebab.
Studi sudah membuktikan manfaat tertawa, jadi apa salahnya mempraktikkan itu
walaupun secara logika tidak ada hal yang patut ditertawakan?
nah itulah manfaatbagi kita dengan kita tertawa :D tapi ingat ya kawan-kawan ketawanya juga gak boleh berlebihan karena tertawa itu bisa mengeraskan hati looh kalo terlalu berlebihan hihihihihihihi
sumber: vivanews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar